• Korewa zombie desuka
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor.

PEBGERTIAN BULLYING

  • Maret 28, 2018
  • 0 komentar
Bullying berasal dari bahasa Inggris yaitu “bully” yang artinya menggertak atau menggangu. Mereka bisa mengganggu secara fisik atau emosional. Kasus bullying ini sebaiknya mulai menjadi salah satu pusat perhatian bagi para pendidik dan para guru karena masalah ini terus saja meningkat kadar dan kasusnya dari tahun ke tahun. Menurut Bambang Sudibyo yang dikutip dalam Kompas (Senin, 01 Mei 2006) menyebutkan bahwa bullying bermakna penyiksaan atau pelecehan yang dilakukan tanpa motif tetapi dengan sengaja atau dilakukan berulang-ulang terhadap orang yang lebih lemah. Sedangkan menurut SEJIWA (2006), bullying diartikan sebagai tindakan penggunaan kekuasaan atau kekuatan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang sehingga korban merasa tertekan, trauma dan tak berdaya. Sarwono (Astuti, 2008) menyebutkan bahwa bullying adalah penekanan dari sekelompok orang yang lebih kuat, lebih senior, lebih besar, lebih banyak, terhadap seseorang atau beberapa orang yang lebih lemah, lebih junior, lebih kecil. Definisi lain menyebutkan bahwa : “Bullying is when a person is picked on over and over again by an individual or group with more power, either in terms of physical strength or social standing” [ bullying adalah ketika seseorang disiksa secara berulang-ulang oleh individu atau kelompok dengan kekuatan yang lebih besar, baik secara fisik ataupun sosial]. Menurut SEJIWA Foundation bullying diartikan sebagai tindakan penggunaan kekuasaan atau kekuatan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang sehingga korban merasa tertekan, trauma dan tak berdaya. Selanjutnya definisi mengenai bullying menurut Rigby dalam Astuti (2008: 3) ialah sebuah hasrat untuk menyakiti. Hasrat ini diperlihatkan dalam aksi, menyebabkan seseorang menderita. Aksi ini dilakukan secara langsung oleh seseorang atau kelompok yang lebih kuat, tidak bertanggung jawab, biasanya berulang, dan dilakukan dengan perasaan senang. Riauskina, dkk (2005: 1-13) mendefinisikan bullying sebagai perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh sekelompok individu yang memiliki kekuasaan, terhadap individu lain yang lebih lemah, dengan tujuan menyakiti orang tersebut. Kemudian Menurut Tattum dan Tattum dalam Rigby (2002: 27), bullying adalah perilaku yang disengaja, sadar keinginan untuk menyakiti orang lain dan menempatkannya di bawah tekanan.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Eucliwood hellscythe Theme | Copyright © 2012 Gak Jelas Tapi Berfaedah, All Rights Reserved. Design by Djogzs, | Johanes djogan